Ada kata yang belum terucap dan belum terdengar
Ada cinta yang ingin terbagi namun belum kau rasa
Ada bahagia yang ingin ku beri dan tak sempat kau cicipi
Ada canda yang ingin ku tunjukkan namun tak sempat kau lihat
Dan ada kebanggaan yang hendak ku hadirkan dan tak sempat kau dengar
Begitu banyak hal yang ingin ku beri namun waktu tak memihak
cukup aku yang merasakan terlambat dan menyesalinya tanpa harus terulang pada sahabat yang masih memilikinya.
Itulah sang Ayah, yang dengan sentuhannya kita bahagia....
Yg dengan dekapannya kita tenang
Yg dengan canda tawanya kita bersyukur
Dan dengan hadirnya kita sempurna.
Sahabat...selagi kau punya waktu untuk melihatnya dan merasakan kasih cintanya, dekaplah dia dalam keagungan dan keikhlasan serta rasa bangga.
Berbagilah kebahagiaan dengannya, dan jangan pernah membuatnya kecewa kemudian terluka
Karena kau tak kan pernah tahu kapan kau akan benar2 kehilangannya dan dia tak kan pernah kembali lagi kemudian kaupun tak kan pernah mendengar lagi desah nafas penuh pengharapan darinya...kaupun tak kan mampu menatap wajah renta yang penuh sabar mencintaimu, membesarkanmu dan merawatmu hingga kau dewasa. Tak kan pernah lagi...selamanya...seberapa besarpun inginmu.....
Aku hanya ingin berbagi cerita pada sahabat yang masih memilikinya...
Ku hanya tak ingin kau menyesali apa yg ku sesali hanya karena keterlambatanku menyadari kematian itu ada dan begitu dekat dengannya.
Untukmu, kawan, yg masih memilikinya....bersyukurlah.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar