Kamis, 10 Februari 2011

Harapan itu selalu indah, percayalah !

Keterpurukan, kegagalan, kesedihan, dan ketidakindahan pada kehidupan merupakan hal yang biasa. Namun ada sesuatu yang luar biasa yang sebenarnya telah kita ketahui bersama namun lebih sering kita abaikan, yaitu bangkit dari semua hal tersebut.

Pernahkah kita berpikir bahwa keterpurukan mengajarkan kita kesuksesan yang tidak mudah kita raih dan memerlukan kerja keras? Hal tersebut sebenarnya lebih mengajarkan kita supaya mampu mempertahankan kesuksesan tersebut dan tidak terjatuh lagi pada keterpurukan yang sama.


Apakah kita juga menyadari bahwa kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda? Sebenarnya tak terhitung lagi berapa kali kita mendengar istilah itu, dan tak terbilang pula kita melupakannya dan larut dalam kesedihan yang tak berujung. Kawan, percayalah...kesuksesan itu akan lebih terasa indah ketika sulit didapat. Satu lagi, kesuksesan yang didapat dg keringat sendiri (bukan pemberian orang lain) merupakan keberhasilan sejati. Dengan kata lain, “kaulah sang juara yang mampu menaklukkan rintangan dan hambatan untuk meraih sesuatu yang kau yakini indah”

Kesedihan dan kebahagiaan datang silih berganti laksana roda yang berputar yang kadang diatas dan dibawah, bagaikan siang dan malam yang hadir bergantian dalam tempo yang beraturan, dan itulah kehidupan. Tuhan sengaja menciptakan kesedihan supaya kita bisa lebih menghargai makna hadirnya kebahagiaan, kemudian mensyukurinya.

Banyak orang menyetujui dan mengiyakan bahwa kebahagiaan itu adalah yang bersifat duniawi dengan harta yang melimpah, jabatan yang nyaman dan aman, juga kemewahan yang menyilaukan. Namun bagiku, bahagia lebih pada ketenangan jiwa dan raga. Ketika hati tenang, itulah kebahagiaan untukku dan ketika raga sehat itu juga bahagia untukku (tanpa menafikan kebutuhan duniawi)

Semua ketidaknyamanan dalam kehidupan harus dihadapi dengan senyuman dan pikiran yg dingin, tak mudah memang, tapi tak ada salahnya dicoba...supaya hidup kitapun lebih bermakna :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar